ANONIM (PENJUAL CELENGAN DAN KENDI), 106 Tahun

  • Semarang, Central Java, Indonesia
  • 22 Juni 1920
  • penjual kendi air dan celengan
Dana Terkumpul Rp 0
Target: Rp 9,000,000
Kegiatan Sehari-hari

4/2/17 kemarin pas saya melintas di jalan raya Gajah arah Demak sebelum masjid Gajah bertemu dengan kakek tua renta berjualan celengan dan kendi minuman. Kasian sekali melihatnya, bicaranya kurang jelas dan terbata-bata, sesekali beliau menyeka air liur yang menetes, maklum usianya kira-kira sudah se-buyut saya. Saat saya tanya dimana rumahnya beliau menjawab "Jauh arah Sayung Genuk". Katanya anaknya 4, ada yang di Kalimantan ada yang dirumah. Beliau tidak akan pulang sebelum dagangannya habis katanya. Entah beliau masih inget rumahnya apa ndak ya?? Beliau juga cerita sarungnya hilang :'( . Alhamdulillah kemaren ada 2 warga yang beli, karena saya gak tega, akhirnya juga beli. Bagi warga yang kebetulan melihat tolong dibantu... Bagi keluarga yang ada dimanapun berada, tolong dong beliau di ajak pulang dan dirawat :'(. sumber: https://www.instagram.com/p/BQKbTg7hKNk/?taken-by=ketimbang.ngemis.semarang

Latar Belakang

Katanya anaknya 4, ada yang di Kalimantan ada yang dirumah.